Minggu, 08 April 2018

Dasar Hukum Praktik Keperawatan



Dalam menjalankan praktik Keperawatan sesuai dengan amanah Undang -Undang dan dengan tujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sesuai dengan kewenangannya, maka perawat harus memahami dasar hukum praktiknya.



Download kumpulan dasar hukum Praktik Keperawatan, diantaranya:

Undang-undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan
Undang-undang Nomor 36 tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan
Undang-undang Nomor 38 tahun 2014 tentang Keperawatan
Permenkes nomor 1769 tahun 2011 tentang registrasi tenaga kesehatan
Permenkes nomor 17 tahun 2013 perubahan atas Permenkes nomor 148 tahun 2011 tentang izin dan penyelenggaraan praktik perawat.

Senin, 29 Januari 2018

Gedung PPNI Kab. Tegal diresmikan Bupati

Tercepat dalam pembangunan gedung




 





Slawi 30 Januari 2018

"Allahumma Sholli 'ala Muhammad", ucap Bupati Tegal Enthus Susmono membaca sholawat saat membuka tirai papan nama gedung Sekretariat DPD PPNI Kabupaten Tegal. Diiringi tepuk tangan sekitar 500 perawat yang hadir dalam acara peresmian Gedung Sekretariat DPD PPNI Kab. Tegal, Slawi (30/1).

Gedung yang tertelak bersebelahan dengan gedung sekretariat IBI Kab. Tegal sebelah Barat komplek Pemerintah Daerah Kab. Tegal itu telah resmi penggunaannya sebagai kantor organisasi yang menaungi sekitar 1.500 anggotanya yang tersebar di seluruh instansi kesehatan di Kab. Tegal itu.

"Saya kaget, baru 8 bulan yang lalu saya meletakkan batu pertama, ternyata sekarang sudah 80 persen selesai" tutur Enthus Susmono dalam sambutannya.

Senada dengan yang diucapkan Enthus, Ketua DPW PPNI Prov. Jawa Tengah, Dr. Edy Wuryanto, S.Kp, M.Kep menambahkan dalam sambutannya "PPNI Kabupaten Tegal ini adalah yang tercepat pembangunan gedungnya di Jawa Tengah, hebat!" 

"Percepatan pembangunan gedung ini karena perawat Kabupaten Tegal ingin maju" ujar Amat Kiswandi, SKM, MM, Ketua DPD PPNI Kab.Tegal. Perawat bangga bisa mempunyai gedung sebagai pusat mengembangkan organisasi tersebut dari hasil gotong royong. Dengan adanya gedung bisa sering diskusi, inovasi dan mengembangkan karyanya dalam membangun dunia kesehatan di Kab. Tegal.

Dihadiri Lintas Profesi

Turut hadir dalam acara itu undangan dari organisasi kesehatan lain seperti IDI, IAKMI, PERSAGI, IAI, HAKLI, PATELKI, IBI, PDGI dan PPGI. Hadir pula Ketua DPD PPNI Kota Tegal, Kab. Brebes, Kab. Pemalang, Katua Korwil PPNI eks. Karesidenan Pekalongan.

"Saya hadir karna ingin belajar dari Kab. Tegal dalam membangun gedung, kami Kota Tegal belum punya" ujar Saeni, S.Kep, Ns, Ketua DPD PPNI Kota Tegal dalam acara ramah tamah peresmian itu. Saeny menyatakan salut dengan kompaknya perawat Kabupaten Tegal.

Antusiasme dalam acara tersebut nampak sekali karena juga dihadiri para pelajar STiKes Bhamada yang berjumlah sekitar 200 anak. "Mereka calon perawat yang sebentar lagi akan menempati gedung ini sebagai tempat organisasi mereka" papar Kiswandi.

Harapan

Enthus berpesan agar gedung yang megah itu digunakan secara maksimal untuk bekerja sesuai dengan motto PPNI yaitu "Maju bersama, sukses bersama, kerjo, kerjo, kerjo". Dia menjelaskan bahwa kata "kerja" 3 kali itu adalah pertama kerja untuk agama, kedua adalah kerja untuk negara, dan ketiga kerja untuk keluarga.

Gedung baru tersebut memiliki 2 lantai, terdiri dari ruang penerima tamu, Ruang Koperasi, Ruang usaha, Musholla, Ruang serba guna, Aula yang bisa menampung 200 orang pertemuan, Gudang, 7 wastafel dan toilet bersih, Ruang tunggu pelayanan, dan Ruang menyusui.

Kiswandi berharap lantai 1 gedung ini sudah bisa digunakan untuk operasional, sisa pembangunan sekitar 20 persen untuk lantai 2 bisa segera diselesaikan "InsyaAllah secepatnya" tandasnya.

Selasa, 28 Maret 2017

Gedung PPNI: 30% pondasi selesai

Gedung - Progress Pembangunan gedung PPNI 28/3/2017, 30% pondasi selesai, rapat evaluasi panitia pembanguna gedung diikuti makan bersama tukang, berjalan hangat dan penuh kekeluargaan.






Bertempat di gedung IBI panitia melakukan rapat evaluasi dengan laporan ketua panitia Bambang melaporkan laporan keuangan dan progress. Sekretaris, Johan melaporkan kesiapan agenda pengawasan harian oleh seluruh Panitia Pembangunan mulai 1 April 2017.

Turut hadir silaturahmi ibu Ismatun, yang kini pindah dinas ke Puskesmas di Kab. Jombang Jawa Timur. Beliau pengurus DPD PPNI periode sebelumnya berniat belajar akreditasi Puskesmas ke perawat Kab.Tegal untuk dikembangkan di Jombang sekaligus pamitan untuk pindah berkarya di Jombang.

Kiswandi, Ketua DPD mengarahkan arah pembangunan, tertib administrasi keuangan, dan penekanan kelancaran iuran gedung , serta efektif efisiensi anggaran gedung untuk percepatan pembangunan.

Senin, 20 Maret 2017

"HIDUP ADALAH PERJUANGAN" ... sebuah catatan perjuangan

"HIDUP ADALAH PERJUANGAN"
By: Lisma (Ketua Perawat Honorer Kab. Tegal)
JAKARTA, Kamis 16 Maret 2017. 



Sebuah Momen yang tepat menjelang HUT PPNI Ke 43 dan dengan adanya Revisi UU ASN, Adapula Perjuangan Perawat dari rekan rekan Perawat Honorer dari beberapa provinsi di antaranya Jateng,Jatim,Jabar,DKI,Jambi, dll,mewakili seluruh Indonesia melakukan Aksi Damai di Halaman Gedung DPR -RI Audensi kejelasan pengangkatan CPNS Perawat Honorer yang di ikuti sebanyak 5000 lebih perawat honorer,. 

Mereka para perawat yang bekerja di Rumah Sakit Pemerintah dan Puskesmas dengan berbagai status Tenaga honorer, pegawai tetap non PNS, pegawai tidak tetap, tenaga kontrak yang bekerja terus menerus di pemerintah..

Dari Kabupaten Tegal memberangkatkan 47 personil mewakili Rumah Sakit dan Puskesmas yang ada di kabupaten Tegal.Adapun Tim pendamping koordinator lapangan dari DPP PPNI. Bpk Maryanto,SKM Cs.Dengan dukungan penuh dari ketua PPNI pusat Bpk Harif Fadhilah,SKp.SH. 

Aksi Damai berjalan lancar dan tertib Dengan Pengawalan Aparat Kepolisian, mendapat sambutan yang baik oleh Anggota DPR, seperti Bpk Saleh P Daulay, Bpk Arteria Dahlan.Beliau beliau akan menyampaikan semua aspirasi yang menjadi yang menjadi tuntutan Perawat Honorer dalam Aksi Damai pada hari itu, yaitu pengangkatan perawat honorer seluruh Indonesia tanpa batas umur.

Bagi kami perjuangan tidak pernah salah,apabila kami berhasil kami akan bercerita bahwa untuk meraih suatu kesuksesan tidaklah mudah,, adakalanya teman mendukung namun juga sebaliknya ada yang menyandung.

Kalaupun kami belum berhasil,setidaknya kami sudah berjuang untuk perawat, dan untuk kehidupan kami agar mereka ( terutama Bpk ibu yg sudah membiayai kuliah) tidak merasa kecewa ato sedih ketika hidup kami belum sesuai yang mereka harapkan yaitu PNS Harga Mati!!!, Hidup perawat!! Hidup PPNI!!! Maju bersama Sukses bersama!






 






     

Sabtu, 18 Maret 2017

Era Kebangkitan Perawat dalam Menulis!

Slawi - Perawat akan bangkit dalam karya-karya tulisannya yang akan merubah semangat, energi, citra dan iklim organisasi ini menjadi terus lebih baik.

  




Demikian disampaikan Johan, Ketua Panitia Workshop Menulis untuk perawat saat sambutan di acara tersebut (18/3). Sejumlah 36 perawat dari Kab. Tegal, Brebes dan Kota Tegal yang bertugas di Puskesmas, Rumah Sakit dan institusi pendidikan mengikuti workshop menulis dengan narasumber yang sangat berkompeten di bidangnya.

Abduh, mantan pimred harian Radar menjelaskan bentuk-bentuk tulisan dan kekuatan headline berita yang membuat orang tertarik untuk membacanya. "Perawat harus tahu kaidah jurnalistik" terangnya dalam materi yang disampaikannya.

dr.Bimo, dokter sekaligus mantan wartawan harian Suara Merdeka menjelaskan seni mengambil gambar yang bernilai secara jurnalistik. "foto saja itu sudah berbicara banyak, lebih dari 1000 kata" paparnya saat memberikan materi foto jurnalistik.

Nety, ketua LP2M (Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat) STiKes Bhamada Slawi menambahkan "banyak cara mempublikasikan karya ilmiah kita agar bisa diterima oleh masyarakat dengan baik dan jelas".

Acara workshop menulis tersebut diisi dengan praktek aplikasi Whatsapp menggunakan PC dan praktik menulis langsung. Harapan dari acara ini adalah akan menjadi bekal kemampuan menulis untuk perawat yang bisa diaplikasikan dalam penelitian sederhana, menulis artikel populer, membuat sistem komunikasi yang baik untuk jalannya organisasi PPNI.


Bupati Enthus letakkan batu pertama di HUT PPNI ke 43

Slawi - "Gedung PPNI DPD Kabupaten Tegal segera berdiri, Bismillahirahmanirrahim" ucap Ki Enthus Susmono, dalang kondang sekaligus Bupati Tegal saat meletakkan batu pertama Pembangunan Gedung DPD PPNI Kabupaten Tegal, 17 Maret 2017.

 














Rangkaian peringatan HUT PPNI ke 43 tersebut dihadiri Bupati Tegal beserta sektor terkait, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RS se Kab. Tegal, Organisasi Profesi Kesehatan di Kab. Tegal, Kepala Puskesmas se Kab. Tegal dan semua Pengurus DPD DPK PPNI se Kab. Tegal.

Bertempat di Jl.Kartini (belakang Pemda), lokasi peletakkan batu pertama tersebut akan sangat strategis untuk menjadi gedung sekretariat PPNI. "Gedung tersebut dianggarkan kurang lebih 1,4M bersumber dari iuran swadaya anggota PPNI" ungkap Muhtadi, ketua Panitia HUT PPNI dalam sambutannya.

Lokasi gedung Sekretariat PPNI bersebelahan dengan gedung sekretariat IBI. "Ya, PPNI dan IBI benar-benar saudara kandung jadi gedungnya saja bersebelahan" ungkap Kiswandi, ketua DPD PPNI Kab. Tegal. 

Hendadi, Kadinkes Kab. Tegal menyampaikan selamat dan terimakasih kepada seluruh profesi kesehatan yang sangat harmonis dalam membangun kesehatan Kab. Tegal bersama "Kita semuanya adalah ibarat sudara kandung, perawat, bidan, dokter, dan OP yang lain sangat harmonis" ungkapnya salam sambutannya.

Bambang suherno, Ketua Panitia pembangunan menjelaskan proses gedung ini Insyaallah memakan waktu 2 tahun "Syukur-syukur bisa dipercepat kurang dari 2 tahun selesai, alhamdulillah" tandasnya.

link terkait:
http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/ppni-bakal-miliki-gedung-dua-lantai/
http://www.tegalkab.go.id/news.php?id=2791
http://www.setda.tegalkab.go.id/2017/03/20/bupati-tegal-letakan-batu-pertama-pembangunan-gedung-ppni/

Kamis, 09 Februari 2017

Bhamada siap publikasi Jurnal ilmiah perawat!

Berita Slawi - Jurnal STiKes Bhamada terbit 2 kali dalam setahun dengan minimal 10 naskah publikasi untuk tiap jurnalnya.


Demikian dijelaskan Natiqotul Fatkhiyah, S.SiT., M.Kes kepala LP2M (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) STiKes Bhamada Slawi di kantornya (9/2). 

Jurnal Stikes Bhamada sudah online dan terbuka untuk umum, bisa dilihat di http://ojs.stikesbhamada.ac.id/ojs/index.php/jitk . STiKes Bhamada mendukung program bidang Penelitian, Informasi dan Komunikasi DPD PPNI Kabupaten Tegal dengan membuka diri kepada semua perawat di Kabupaten Tegal untuk mempublikasikan karya ilmiahnya di jurnal online dengan tim joint research gabungan perawat dan dosen STiKes.

"Semua Naskah publikasi akan di review terlebih dahulu oleh Tim Riviewer STiKes Bhamada. Kami sudah punya 5 personel dalam tim reviewer Bhamada" imbuh penulis buku "Profesionalisme Bidan dalam deteksi Pre-Eklampsia" itu.

Ketua STiKes Bhamada, Tri Agustina Hadiningsih, SST., M.Kes menambahkan "Kami dukung dengan senang hati untuk menghidupkan karya ilmiah semua teman sejawat di Kabupaten Tegal" imbuhnya.